Kesehatan

5 Diet Populer: Mana yang Cocok untuk Anda?

Pengertian beberapa jenis diet yang dapat menjadi pilihan seseorang untuk hidup lebih sehat dan berkualitas.

Siapa tak ingin sehat? Setiap orang tentu menginginkan kehidupan berkualitas bersama orang-orang tercinta dalam keadaan sehat dan bahagia. Sayang, pola hidup yang tidak tepat kadang membuat kondisi tubuh menjadi “drop“. Tidak jarang, kondisi itu bahkan menuntun kepada timbulnya penyakit-penyakit berbahaya. Apa yang bisa kita lakukan agar terhindar dari masalah kesehatan serius? Olahraga dan perhatikan pola makan. Diet yang tepat akan menjaga kondisi tubuh tetap fit secara optimal.

Nah, soal diet. Selama ini banyak orang menjalankan diet semata untuk menurunkan berat badan. Tidak salah. Namun juga tujuan diet tidak hanya itu. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, pengertian diet adalah “aturan makanan khusus untuk kesehatan yang biasanya atas petunjuk dokter.” Jadi, tidak hanya menurunkan, diet juga bisa berfungsi untuk menambah berat badan. Paling penting, diet adalah aturan mengenai pola makan yang bertujuan untuk mengatur asupan nutrisi ke dalam tubuh kita.

Cara berdiet macam-macam. Beberapa yang paling populer di negara kita adalah OCD, food combining, diet karbohidrat, diet mayo atau yang terbaru diet paleo. Setiap jenis diet memiliki keistimewaan masing-masing. Oleh sebab itu, pastikan kita memahami cara kerja dari setiap program diet sebelum mulai menjalaninya agar bisa menemukan yang paling pas serta bisa meraih hasil yang optimal.

Diet OCD

Diet OCD yang dipelopori oleh seorang magician yang juga mentalis ini tidak melarang pelakunya untuk menyantap jenis makanan apa pun. Saat berdiet, kita tetap boleh mengonsumsi makanan kesukaan, hanya saja dibatasi secara waktu. Pilihannya, ada 4 jam, 6 jam, atau 8 jam. Setelah puas makan, kita selanjutnya wajib menahan diri untuk tidak mengonsumsi apa pun terkecuali air putih.

Food Combining

Metode ini menawarkan pola makan yang sesuai dengan kerja alami sistem cerna manusia. Dalam pemahaman konsep diet food combining, setiap kelompok makanan dipercaya memiliki waktu cerna, daya serap, dan enzim cerna yang berbeda-beda. Ada yang memerlukan zat asam, ada yang membutuhkan zat alkali untuk membantu proses cerna tersebut. Karena itu, kita disarankan untuk memisahkan konsumsi setiap jenis makanan agar penyerapan nutrisi berjalan efektif. Jam makan terbaik berlangsung antara pukul 12.00 hingga pukul 20.00. Setelah itu, tubuh masuk ke dalam fase penyerapan yang berlangsung hingga pukul 04.00. Pukul 04.00 hingga 12.00, tubuh masuk ke fase pembuangan.

Diet Karbohidrat

Karbohidrat merupakan salah satu bentuk nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Dalam jumlah ideal, energi yang dihasilkan oleh karbohidrat berguna untuk menunjang aktivitas. Namun jika berlebihan, karbohidrat berubah menjadi lemak, yang kemudian menumpuk dan berpotensi membuat tubuh “melar”. Pun demikian, jangan sampai kita menghapus karbohidrat dari daftar asupan karena kita tetap membutuhkannya. Diet ini mengatur asupan nasi atau jenis karbohidrat lain dalam porsi kecil atau seperlunya.

Diet Paleo

Ini merupakan salah satu diet dari zaman primitif. Prinsip dari diet paleo adalah kembali ke alam. Kita boleh makan apa saja yang disediakan oleh alam tetapi harus menghindari makanan olahan seperti fast food dan junk food.

Diet Mayo

Salah satu ciri khas diet ini adalah Anda dilarang mengkonsumsi makanan yang mengandung garam. Jadi, Anda boleh mengkonsumsi makanan apa saja, asalkan sehat dan tidak mengandung garam. Selain garam, pantangan lain yang harus Anda terapkan dalam metode diet ini adalah tidak mengonsumsi es atau air es. Anda pun harus mengusahakan untuk mengonsumsi air putih minimal 8 gelas sehari.

Ya, pengaturan pola makan memang akan membuat tubuh menjadi lebih sehat. Namun, jangan berlebihan juga. Salah-salah nanti Anda justru malah sakit. Supaya sakit tidak lagi menjadi sebuah kekhawatiran, jangan lupa untuk melengkapi diri dan keluarga dengan asuransi kesehatan dari AXA. Asuransi AXA akan menghindarkan Anda dari kesulitan biaya rumah sakit yang besar seandainya memang penyakit tiba-tiba datang menghampiri.

AXA Inspirasi

ARTIKEL TERKAIT

Tertarik dengan artikel Inspirasi kami?

Ya, saya ingin dihubungi untuk artikel terbaru

axa