Travel

5 Penyakit saat Traveling ke Luar Negeri

Bepergian ke luar negeri merupakan momen spesial yang tentunya sangat dinantikan. Paspor, visa, koper, dan uang saku, semuanya telah siap. Namun, tak jarang kita justru lupa pada elemen yang tak kalah penting, yaitu stamina tubuh. Obat pribadi juga seringkali luput dari daftar wajib barang-barang yang dibawa. Padahal, sakit saat bepergian ke luar negeri sering banget terjadi, lho! Simak berikut ini penyakit-penyakit yang kerap menimpa turis saat melancong ke negeri seberang.

  • Flu dan demam

Negara lain bisa jadi memiliki musim yang berbeda dengan Indonesia sehingga sobat traveller merasa kaget dengan cuacanya. Di tengah daya tahan tubuh yang sedang drop disebabkan kelelahan, seringkali sobat traveller mengalami sakit flu disertai demam. Apalagi, kalau tidak menyiapkan pakaian yang cocok dengan cuaca negara yang bersangkutan. Apabila terkena penyakit ini, jangan memforsir diri jalan-jalan. Sebaiknya, langsung ke apotek terdekat untuk membeli obat flu dan demam, mengonsumsinya, dan istirahat yang cukup. Bila hal itu sudah dijalankan, alhasil keesokan harinya kamu akan merasa baikan dan siap eksplorasi!

  • Sakit kepala

Melancong ke negeri yang jauh tak jarang membuat kita merasakan jet lag. Tidur yang tidak berkualitas di dalam pesawat serta rasa kelelahan setelah perjalanan udara yang panjang dapat menyebabkan sakit kepala, baik ringan maupun berat. Beberapa traveller ada juga yang mengalami migrain, atau sakit kepala di satu sisi. Penyakit ini sangat umum terjadi. Namun, tidak perlu khawatir karena ini cukup biasa terjadi. Bila mengalami sakit kepala yang tak tertahankan, segera minum obat sakit kepala dan istirahat yang cukup. Namun, apabila sakit kepala berkelanjutan, sebaiknya segera konsultasi dengan dokter ya!

  • Maag

Nggak jarang, saking semangatnya sampai di luar negeri dan berkelana ke sana ke mari, eh malah lupa sarapan dan makan siang. Terlambat makan akan menyebabkan asam lambung meningkat dan perut menjadi kembung. Bila terus lupa mengisi perut, maka bisa mengalami maag atau radang lambung. Maag mungkin terdengar sepele, namun maag akut nyatanya bisa berujung maut, lho! Apabila menyadari bahwa sobat traveller terkena maag saat berjalan-jalan, segera minum obat maag dan makanlah yang teratur agar tidak bertambah parah.

  • Alergi

Sebagian orang memiliki alergi yang dapat kambuh kapan saja, termasuk saat bepergian ke luar negeri. Beberapa contoh alergi adalah alergi seafood, udara dingin, atau kacang. Seringkali saat ke luar negeri, kita menjadi kurang sadar dengan apa yang kita makan. Ketidakmengertian akan bahasa setempat yang menjelaskan bahan baku di kemasannya juga menjadi penyebab kita malah memakan makanan yang mengandung bahan yang membuat kita alergi. Cuaca yang super dingin pun kerap menjadi alasan timbul alergi. Hal ini tidak boleh disepelekan karena bisa jadi fatal. Segera cari klinik atau rumah sakit terdekat untuk cari pertolongan apabila kamu tidak membawa obat alergi pribadimu!

  • Radang tenggorokan

Ke luar negeri pastinya mau cobain makanan-makanan lokalnya, dong! Sayangnya, sobat traveller malah sering kalap dan akhirnya makan berlebihan. Baru makan es krim, eh langsung lanjut gorengan, kemudian ditutup dengan es buah. Sudah begitu, lupa minum air mineral yang banyak. Wah wah wah.. Ini nih yang menyebabkan sobat traveller jadi mudah terkena radang tenggorokan. Gejalanya cukup mudah diketahui, salah satunya adalah timbul perasaan tidak nyaman atau sakit saat menelan ludah. Bila sadar akan gejalanya, langsung banyak minum air mineral dan jangan terlalu kalap ya!

Jangan lupa untuk selalu mempersiapkan diri dengan Asuransi Perjalanan AXA SmartTraveller yang akan memberikan kamu perlindungan ketika kamu sakit di luar negeri. AXA akan mengganti biaya rumah sakit yang telah kamu keluarkan selama berada di sana, bahkan apabila butuh operasi dan ambulans! Segera beli di sini sebelum perjalananmu dimulai, dan nikmati liburan tenang tanpa beban pikiran!

AXA Inspirasi

ARTIKEL TERKAIT

Tertarik dengan artikel Inspirasi kami?

Ya, saya ingin dihubungi untuk artikel terbaru

axa