Kesehatan

Ini Alasan Mengapa Para Ahli Kesehatan Puji Keberadaan Pokemon Go

pokemon-go-nick_statt-2016-1.0.0

Ada Zapdos… kejaaar! Ninetails… tangkaaap!

Ke mana pun radar mengarah kepada makhluk virtual, terutama jenis yang langka, para petarung Pokemon Go pasti dengan segera mengejarnya. Jarak tak lagi jadi masalah karena itu akan segera tergantikan dengan kepuasan manakala mereka berhasil menangkap makhluk idamannya.

Ya, selama satu bulan terakhir sejak game ini meluncur, Pokemon Go memang tak bisa dipungkiri telah menjadi sensasi yang fenomenal dalam dunia permainan virtual.

“Apa pun yang membuat orang-orang bangkit dari sofa … dan keluar ke dunia nyata untuk bergerak, menurut saya adalah hal yang indah,” ujar Dr Michael Jonesco, seorang dokter di bidang olahraga dari The Ohio State University Wexner Medical Center.

Baca juga: Ketika Si Kecil Ikut-ikutan Berburu Monster Pokemon

Sebenarnya, “exergames” atau permainan video yang menyertakan kegiatan olahraga di dalamnya bukanlah hal yang baru. Salah satu contoh yang mewakilinya adalah the Nintendo Wii Fit, yang rilis pada tahun 2007. Namun, bedanya Pokemon Go dengan permainan lainnya, permainan ini memiliki kecenderungan untuk menciptakan hasil yang lebih. Pokemon Go mengharuskan penggunanya untuk berjalan, sedangkan permainan olahraga lainnya hanya menuntut aktivitas yang sedikit.

Alasan lainnya (dan ini mungkin yang terbaik) adalah karena dalam bermain Pokemon Go, para pengguna tidak merasa sedang berolahraga. Pokemon Go menciptakan tujuan baru yang terasa lebih menyenangkan untuk dilakukan, yaitu mengumpulkan karakter Pokemon yang berbentuk lucu bahkan unik. Dan, jumlahnya ada banyak sekali, tepatnya 720 jenis monster.

“Meskipun sebagian besar pemain hanya terlibat dalam aktivitas yang ringan selama pertandingan, itu masih lebih baik daripada tidak melakukan apa-apa sama sekali,” tutur Dale Bond, asisten profesor bidang psikiatri dan tingkah laku manusia dari Brown University, Amerika Serikat.

Baca juga: 6 Ide ‘Dapetin Duit’ Lewat Pokemon Go

“Kan, semakin lama kita bergerak, akan semakin banyak kalori yang terbakar. Itu tentu saja baik bagi kesehatan tubuh secara menyeluruh,” tambahnya.

Namun demikian, tetaplah waspada. Waktu bermain yang berlebihan, bisa menyebabkan nyeri otot, ketegangan di leher, hingga stres, akibat terlalu lama menunduk menatap layar ponsel. Oleh karena itu, berusahalah untuk menjalankan aktivitas permainan secara perlahan. Dengarkan tubuh Anda untuk menghindari terjadinya cedera.

Jadi, sekali lagi, silakan bersenang-senang mengejar Pikachu, tapi jangan lupa untuk memainkannya secara bijaksana ya!

AXA Inspirasi

ARTIKEL TERKAIT

Tertarik dengan artikel Inspirasi kami?

Ya, saya ingin dihubungi untuk artikel terbaru

axa