Travel

Target Liburan ke Jepang? Nih, yang harus disiapin

Jepang, oh Jepang, siapa sih yang gak mau liburan ke negeri sakura ini.  Dengan berbagai keunikan yang ditawarkan, Jepang masuk sebagai salah satu negara tujuan favorit orang Indonesia versi Skyscanner di tahun 2017.  Nah, berikut ini adalah yang harus disiapin kalau kamu mau liburan ke Jepang.

  1.  Siapin budget yang dibutuhkan

Menurut javamilk.com, total biaya yang diperlukan untuk mengeksplorasi Tokyo-Kyoto-Osaka selama seminggu kurang lebih sebesar 12 juta rupiah. Jika biaya ini dibagi ke dalam waktu enam bulan (180 hari), artinya kamu harus menabung sebanyak 67.000 rupiah per hari. Fyi, dilansir dari laman expastistan.com, biaya hidup di Osaka 20% lebih murah dari Tokyo.

Sementara jika dibandingkan dengan Kyoto, living cost Osaka lebih tinggi. Jadi kalau mau menekan pengeluaran selama liburan di tiga kota tersebut, ada baiknya kamu mengatur durasi tinggal di masing-masing kota. Misalnya untuk lama liburan seminggu, kamu bisa tinggal 3 hari di Kyoto, 2 hari di Osaka, dan 2 hari di Tokyo supaya biaya liburan bisa diminimalisir.

Jika kamu travelling dengan beberapa orang, sewa AirBnB bisa jadi pilihan untuk lebih menghemat pengeluaran akomodasi.

 

  1. Visa ke Jepang

Sejak 1 Desember 2014, Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki e-passport bisa memasuki Jepang tanpa visa. Namun belum banyak yang tahu, bagaimana tata cara masuk Negeri Sakura itu menggunakan e-passport.

Kamu yang berhak mendapatkan bebas visa hanya pemilik e-passport dengan logo chip di bagian sampul depan sesuai standar ICAO (International Civil Aviation Organization). Kamu juga harus melakukan registrasi e-passport di Kantor Perwakilan Negara Jepang (Kedutaan Besar Jepang/ Konsulat Jenderal Jepang/ Kantor Konsulat Jepang) di Indonesia sebelum keberangkatan.

Kamu bisa membawa e-passport dan formulir aplikasi (bisa diunduh di situs www.id.emb-japan.go.jp/visa_waiver_form.PDF) ke kantor Kedutaan Besar Jepang/ Konsulat Jenderal/ Kantor Konsulat di Indonesia untuk  diregistrasikan.

  1. Siapkan fisikmu.

Kenapa Orang Jepang Suka Jalan Kaki

Sumber: mrasyiduddin.blogspot.co.id

 

Tidak dipungkiri, Jepang merupakan negara yang besar dengan berbagai macam rahasia tersendiri di berbagai pelosoknya. Dan terkadang, beberapa tempat tersebut harus ditempuh dengan jalan yang cukup jauh dan melelahkan. Bahkan di luar Tokyo, ada beberapa tempat yang tidak memiliki bis ataupun kereta.  Rata-rata langkah yang ditempuh bisa 20,000 -30,000 langkah per harinya.  Tidak ada ojek yang bisa antar kamu kemana-mana, jadi siapkan fisik sebelum berangkat.

 

  1. Puas-puasin makan di Jepang

Secara umum, masakan tradisional Jepang dikatakan merupakan makanan yang menyehatkan karena cukup protein, relatif rendah kalori, dan mengandung zat-zat gizi yang penting. Pada prinsipnya masakan Jepang dibuat dengan tidak terlalu banyak bumbu dan tidak makan banyak waktu.

Berikut beberapa rekomendasi makanan di Jepang yang dikutip dari insta story @kartuposinsta.  Bagi pemakan pork, harus banget mengunjungi Abura Soba di Shibuya, kemudian cobain Japanese cheese cake dari Sarutahiko Coffee, pilihan ramen jatuh di restoran Afuri dengan rekomendasi Yuzu ramen chicken broth, dan yang terakhir jangan sampai dilewatkan adalah makan gyukatsu di Motomura.

gyukatsu

Sumber: anakjajan.com

 

  1. Lindungi diri dan perjalananmu

Ke Jepang akan menjadi memori tak terlupakan, mulai dari mengunjungi kota-kotanya, mencicipi khas masakan, menelaah dan mengagumi kebudayaan lokal, sampai ngopi di sudut kota.   Pastikan memori kamu tidak rusak karena hal-hal yang tidak diinginkan saat mengunjungi Jepang, misalnya keterlambatan jadwal terbang sehingga semua jadwal jadi berantakan, ketinggalan bagasi yang membuat kamu tidak punya baju ganti, sampai, amit-amit kalau jatuh sakit di negara orang yang biaya pengobatannya bisa lebih mahal dari biaya perjalanannya.  Jadi jangan lupa asuransikan perjalananmu ke Jepang di sini

Kalau bisa #onlineinaja kenapa harus ribet!

 

Sumber: Kompas.com, IDN Times, kartupos, Skyscanner

AXA Inspirasi

ARTIKEL TERKAIT

Tertarik dengan artikel Inspirasi kami?

Ya, saya ingin dihubungi untuk artikel terbaru

axa