Lifestyle

Tidur Lelap dengan Warna Cat Kamar Tidur yang Tepat

Kamar tidur seharusnya menjadi tempat istirahat ternyaman di rumah kita. Setelah seharian bekerja atau beraktivitas, kita berharap dapat segera tidur nyenyak begitu membaringkan diri di tempat tidur. Namun tak jarang, meski telah memejamkan mata, kita sulit memperoleh tidur yang berkualitas. Jika Anda sedang mencari tahu penyebab masalah ini, coba amati juga interior kamar tidur Anda. Jangan-jangan, warna cat kamar tidur ikut membuat Anda sulit terlelap.

Warna cat kamar tidur tidak hanya memengaruhi tampilan ruangan, tetapi juga dapat memengaruhi suasana hati. “Warna-warna dingin membantu kita kembali pada diri kita sendiri, sementara warna-warna hangat lebih cocok dipakai untuk ruangan tempat bersosialisasi, tempat di mana kita ingin membangun komunikasi dan kreativitas,” papar Ellen Kennon, seorang desainer interior dari Louisiana seperti dikutip realsimple.com.

Bila Anda ingin menciptakan atmosfer tenang dalam ruangan, coba cat kamar tidur dengan warna biru lembut. Warna ini dianggap warna yang punya efek paling menenangkan. Menurut sebuah survei yang dilakukan Travelodge terhadap 2000 rumah di Inggris, responden yang tidur di kamar bercat biru adalah mereka yang tidur paling nyenyak dalam semalam. Mereka rata-rata tidur selama 7 jam 52 menit per malam. Setelah biru, warna hijau lumut, kuning pucat dan perak merupakan warna cat kamar tidur yang diakui membantu para responden tidur nyenyak.

Secara ilmiah, ada alasan mengapa warna biru dapat membantu kita tidur lebih nyenyak. “Dalam retina mata kita ada reseptor khusus yang disebut sel-sel ganglion. Reseptor ini paling sensitif terhadap warna biru dan memberikan informasi pada area otak yang mengontrol ritme tubuh kita selama 24 jam, memengaruhi kinerja serta perasaan kita sepanjang hari itu,” beber Chris Idzikowski, Sleep Expert dari Edinbugh Sleep Centre seperti dilansir dailymail.co.uk.

Sebaliknya, dalam survei Travelodge, ungu merupakan warna cat kamar tidur yang dianggap paling tidak menghadirkan suasana tenang. Para responden yang tidur dalam kamar bercat ungu rata-rata hanya bisa tidur selama 5 jam 56 menit per malam.

“Warna ungu merupakan warna yang membangkitkan kreativitas dan alam bawah sadar. Karena itu tidur di dalam kamar yang bercat ungu cenderung membuat kita tidak bisa tidur nyenyak bahkan bermimpi buruk,” ungkap konsultan warna dan desainer interior Suzy Chiazzari seperti dikutip dailymail.co.uk.

Apalagi warna cat yang sebaiknya dihindari untuk kamar tidur? Menurut Dr. Michael Breus, seorang psikolog klinis dan spesialis masalah tidur dari Arizona, jangan mengecat kamar dengan warna putih dan warna-warna primer seperti merah karena sering dikaitkan dengan peningkatan tekanan darah. Breus pun menyarankan kita memilih warna yang menghadirkan perasaan positif dalam diri. Misalnya jika kita menyukai warna hijau, memilih warna hijau lumut atau hijau zaitun barangkali akan lebih baik dibandingkan biru langit.

Selain pemilihan warna cat, pertimbangkan pula sumber cahaya, suara serta bau-bauan yang ada di kamar tidur. Bila kamar tidur Anda terlalu terang, ini dapat meningkatkan hormon melatonin yang membuat Anda sulit terlelap. Suara anjing menyalak atau dengkuran partner Anda juga bisa jadi faktor yang mengganggu. Terakhir, gunakan wewangian yang menenangkan seperti lavender untuk membantu tubuh Anda rileks di pengujung hari yang melelahkan. Selamat menikmati tidur lelap!

AXA Inspirasi

ARTIKEL TERKAIT

Tertarik dengan artikel Inspirasi kami?

Ya, saya ingin dihubungi untuk artikel terbaru

axa