Selamat Datang di

Artikel Inspirasi

Sumber informasi Anda Seputar gaya hidup
dan dunia perlindungan

img-vector
Asuransi: Menepiskan Risiko, Membangun Optimisme

Asuransi: Menepiskan Risiko, Membangun Optimisme
17 Juni 2017

Banyak hal yang tidak terduga dapat terjadi dalam hidup Anda. Misalnya kecelakaan dan terserang penyakit kritis. Akibatnya, Anda harus mengeluarkan biaya yang besar, sementara isi tabungan yang Anda miliki tidaklah cukup.

Banyak orang yang malas mengasuransikan diri mereka dengan berbagai alasan, terutama keyakinan bahwa Anda tidak akan mengalami hal-hal yang dijaminkan dalam asuransi. Mereka yakin akan kemampuannya mengatasi permasalahan yang datang secara mendadak. Sikap optimis yang mempercayai bahwa masa depan akan menjadi hari yang lebih baik dari kemarin dan hari ini, dikenal dengan optimism bias.

Optimism bias dapat mendorong perilaku yang berisiko, kerugian finansial, dan perencanaan yang tidak baik. Namun bukan berarti optimism bias adalah kebiasaan yang buruk. Tanpa hal ini, kita semua bisa merasa depresi. Orang yang optimis selalu memandang masa depan secara positif. Jadi, optimisme jelas merupakan suatu hal yang baik. Kita hanya perlu tetap waspada sambil tetap membangun harapan akan masa depan.

Namun, perlu diingat bahwa hidup dipenuhi rangkaian peristiwa yang memiliki risiko. Manusia tidak bisa memprediksi apa yang akan terjadi di depan. Jangankan sepuluh atau dua puluh tahun lagi, kita bahkan tidak dapat menduga pasti apa yang akan terjadi satu atau dua jam ke depan.

Kadar risiko itu pun bervariasi, dari yang rendah sampai yang dapat mengubah jalan hidup. Risiko merugi sampai bangkrut. Sakit ringan yang dapat diobati sendiri, berat sehingga harus dirawat di rumah sakit, hingga sakit yang dapat merenggut nyawa. Hal-hal ini memang bisa dihindari. Namun bagaimana bila hal ini sudah terjadi? Siapkah Anda?

Menurut hasil Survey Nasional Literasi Keuangan yang dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tahun 2013, hanya 18 dari setiap 100 orang Indonesia memiliki asuransi. Singkatnya, Indonesia termasuk negara yang penduduknya memiliki kesadaran berasuransi yang sangat rendah. Kesadaran akan memiliki perlindungan terhadap jiwa dan kesehatan masih sangat minim. Bahkan tidak jarang pula yang sikap antipati terhadap asuransi.

Kenyataannya, asuransi memiliki banyak manfaat bagi kehidupan Anda, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Asuransi dapat melindungi aset-aset yang Anda miliki apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, sehingga Anda terhindar dari risiko kerugian finansial.

Untuk mengantisipasi risiko yang ditimbulkan oleh musibah yang terjadi, memberikan perlindungan diri, baik melalui asuransi kesehatan, asuransi jiwa, asuransi perjalanan, dan asuransi kecelakaan. Lindungi diri Anda sekarang. Selain itu Anda jg dapat menghubungi customer care AXA di 021-3005 9999. Anda bisa memilih asuransi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda dan mendapatkan manfaat optimal. Sehingga, Anda pun menjalani hidup dengan lebih optimal!